Sumber Maron, Wisata Keluarga Murah Meriah

Hallo...
Tak terasa udah 2019 aja ya...udah beberapa bulan lamanya gak rajin nulis blog hihihi...
Maunya sih setelah kerjaan kelar tuh langsung nulis di blog, atau weekend nulis di blog. Nyatanya habis kerja, mata udah sepet, belum lagi kerjaan rumah memanggil. Pas weekend mau nulis blog rasanya udah bosen liat laptop, pengennya refreshing hihihi...



Jadi ya sudahlah...nulis blog sebisa dan semampu waktunya aja...harap maklum yaa..



Kali ini mau cerita pengalaman dadakan ke Sumber Maron. Dari nama tempatnya kalian pasti udah nebak ini tempat pemandian. Yup bener banget! Ini emang tempat pemandian alam plus ada bonus air terjunnya juga meski mini sekali air terjunnya.

Sebenarnya udah ada rencana ke Sumber Maron ini dari jauh hari bersama sodara-sodara se-kakek se-nenek, tapi...entah mengapa ketundaaaa melulu. Akhirnya suatu hari pas saya ngintilin suami ngurus ini dan itu untuk keperluan kerjaan, saya iseng ngusulin ke sumber. Cuaca pas panas banget, gerah, capek dan badan rasanya lengket. Eh, ternyata suami meng-iya-kan, hihihi...akhirnya dengan mendadak tanpa persiapan kita berangkat ke Sumber Maron jam 12an siang.


Sumber Maron ini lokasinya di Jalan Raya Gondanglegi-Karangsuko Malang Jawa Timur. Untuk lebih jelasnya silahkan cari di Google Maps sekalian langsung mampir ke sana ya. Lokasinya mudah ditemukan dan ada banyak banget rumah warga yang dijadikan lahan parkir. Ada yang dekat Sumber Maron dan ada yang agak jauhan.

Waktu saya kesana kemarin, tiket parkir Rp 2.000 dan tiket masuk per orang Rp 3.000, sangat terjangkau, bukan? Saat memasuki lokasi, kita langsung disambut oleh para pedagang yang berjejer rapi di sepanjang Sumber Maron. Ada yang menjual aneka aksesoris, baju, celana pendek dan tentu saja aneka makanan. Kamu yang lapar usai berenang bisa memilih mau makan berat seperti bakso, ayam geprek dan teman-temannya atau bisa juga nyemil gorengan, sempol dan saudaranya.

Selain para pedagang, di sini ada banyak sekali fasilitas toilet dan kamar mandi, kamu tinggal pilih mana yang sesuai selera, hihihi, mau yang sederhana banget, ala kadarnya, atau yang lumayan (pilihannya cuma itu ya, maklumlah..).

Kalau di sisi kiri ada deretan pedagang, maka di sisi kanan kamu bisa melihat Sumber Maron yang berdempetan dengan sawah langsung. Airnya jerniiiiiiiiiihhhh sekaliiii (namanya juga sumber) dan pastinya badan yang sudah gerah banget ini segera pengen nyebur. Airnya tidak begitu dalam dan pas aja buat berenang, berendam atau sekedar mencelupkan diri hehehe... Buat yang ingin bersantai menikmati dinginnya air dan indahnya langit, bisa menyewa ban dengan harga Rp 5.000. Kamu bisa duduk santai di atas ban lalu menikmati semilir angin khas persawahan.

Saya dan suami langsung nyebur dan menikmati segarnya air Sumber Maron. Puas berenang dan berendam, kita langsung lanjut ke bagian air terjunnya. Oh ya, lokasi menuju air terjun sudah aman ya, dalam artian tidak usah susah payah lewat jalanan becek gak ada ojek. Di sini ojek tersedia, dan jalanannya sudah bagus, sudah ada anak tangga yang mempermudah untuk menjangkau air terjun. Ukuran air terjunnya mini, hanya 6 meteran tapi cukup memukau, dan pastinya instagramable.






Sebelum sampai di air terjun, saya sempat sedikit syok karena sempat melihat ular yang berenang di air. Suami dengan santainya bilang, " namanya juga dekat sawah, wajarlah ada ular sawah." WHATTT???  ularnya kecil sih dan gak gitu panjang, tapi tetap saja kan namanya ular hiks...imajinasi langsung melayang, mikir gimana pas asyik berenang terus ketempelan ular yang lagi lewat...OH...NO...okay stop it! stop the imagination right now!

Takjub banget melihat air terjun yang meski mini tapi aliran airnya deras. Mungkin karena sudah memasuki musim penghujan, jadi aliran airnya cukup deras. Perlu saya peringatkan untuk kamu yang berkunjung ke sini, hati-hati saat melangkah di sekitaran air terjun, apalagi pas musim penghujan. Lumutnya tebal, sehingga kalau kurang hati-hati kamu bisa terpeleset dan akibatnya bisa fatal kalau kepala kebentur batu.

Air terjunnya cantik dan mudah dijangkau, jadi tidak heran kalau banyak yang rela sedikit susah payah duduk di antara air terjunnya untuk mendapatkan foto yang bagus dan memorable. Namun ya itu tadi, wajib waspada sama lumutnya. Kemarin pas saya kesana, sempat ada ibu-ibu yang kurang hati-hati. Akhirnya terpeleset dan langsung pingsan karena kepalanya kebentur. Untungnya sih masih bisa siuman...serem juga kan...makanya hati-hati ya...

Overall, tempat ini bagus banget untuk relaksasi alam. Cocok untuk kamu yang jenuh sama rutinitas dan ingin ngadem sejenak. Airnya jernih dan bersih (asalkan kamu kesini bukan pas weekend ya, soalnya kalau weekend dijamin full dan airnya jadi mudah butek karena banyak yang obok-obok hihihi), hawanya sejuk dan pastinya air terjunnya instagramable. See you on my next post!


1 komentar: